Sabtu, 09 Januari 2010

Surat dari TUHAN .....

Sahabat,


Apa khabar ? Aku perlu mengirimkan sepucuk surat untuk menyatakan padamu betapa Aku memperhatikanmu.

Kemarin Aku melihat engkau berbincang - bincang dengan teman - temanmu.
Sepanjang hari Aku menunggu berharap engkau mau bercakap - cakap dengan Ku juga.
Aku memberimu senja Untuk menutup harimu dan angin sepoi - sepoi untuk menyejukanmu dan Aku menunggu mu.....

Kau tak pernah datang. Ini menyakitkan Ku, tetapi Aku tetap mengasihi mu sebab Aku sahabatmu.

Tadi malam Aku melihat engkau tidur dan Aku ingin menyentuh keningmu maka Aku mencurahkan cahaya bulan ke Wajahmu.


Aku kembali menunggu......
Ingin Aku meluncur ke bawah supaya kita bisa berbincang - bincang.
Aku punya banyak sekali hadiah untuk mu.
Pagi ini engkau bangun dan terburu - buru beraktivitas.
Air mata Ku bercucuran.
Seandainya saja engkau mau mendengarkan Aku !


Aku berusaha untuk mengatakannya melalui langit biru dan rumput hijau yang membisu.
Aku membisikannya lewat dedaunan dan menghembuskannya lewat warna -warni bunga,
memeriahkan padamu lewat aliran sungai pegunungan, menjadikan burung - burung gemar bernyanyi.


Aku menyelimutimu dengan kehangatan sinar mentari dan memberi wangi udara dengan wewangian alam.
Kasih Ku pada mu lebih dalam dari pada samudra dan lebih besar dari pada kebutuhan yang paling besar dalam hati mu.


Mintalah pada Ku
Berbicaralah pada Ku
Jangan lupakan Aku
Banyak sekali yang harus Ku bicarakan dengan mu
Aku tak mau mengganggumu lebih lama.
Ini tergantung keputusan Mu


Aku telah memilih mu
Dan.........................

Aku menunggu mu



Aku mengasihimu

Sahabatmu


Jesus


Kiriman dari Oktavius Soeharto

Jumat, 08 Januari 2010

~~ Hormatilah orang tuamu ( 3 ) ~~

~> Lanjutan dari jilid 2.

Seorang menantu juga harus menghormati mertuanya (Orang tua dari suami / isteri), karena suami isteri itu adalah satu di hadapan Tuhan. Maka orang tua dari suami / isteri mempunyai kedudukan sama seperti orang tuanya sendiri.!
Jadi suami isteri itu mempunyai orang tua ganda, yaitu 2 bapak dan 2 ibu (bila semuanya masih hidup).

** Di hadapan Tuhan, suami isteri itu adalah 1 (SATU).!! DAN TIDAK ADA 2 (DUA) ORANG YANG MENJADI 1 (SATU) DI HADAPAN TUHAN SEPERTI SUAMI ISTERI INI. Baik itu orang tua dan anak-anaknya atau saudara-saudara kandung, mereka di hadapan Tuhan, bukanlah 1(satu) seperti suami isteri.
~> Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga KEDUANYA MENJADI SATU DAGING.. ->> DEMIKIANLAH MEREKA BUKAN LAGI DUA, MELAINKAN SATU. Karena itu apa yang dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” // Mat 19:5,6.

Sebab itu, baik mertua maupun menantu harus bersikap seperti orang tua dan anak.! Seorang menantu harus menghormati, mengasihi, memperhatikan dan memelihara mertuanya seperti orang tuanya sendiri; Begtu pula sebaliknya, mertua juga harus menyayangi dan mengasihi menantunya seperti anaknya sendiri.
Memang banyak mertua yang meng-‘ANAK TIRIKAN’ menantunya.!! Perlu penyesuaian / adaptasi karena bagaimanapun juga seorang menantu adalah orang yang baru menjadi satu keluarga baginya, tetapi pembelajaran itu janganlah terlalu lama.!! ->> TIDAK BAIK..!!

Baik mertua atau menantu yang mengerti firman Tuhan dan hidup dipimpin oleh Roh Kudus, pasti hidupnya penuh dengan kasih Kristus, sehingga mereka tidak kesulitan untuk saling mengasihi.(seperti kasih orang tua kepada anak-anaknya, begitu pula sebaliknya). – A M I N –

~~ MENANTU YANG BERANI TERHADAP MERTUANYA, HUKUMANNYA SAMA SEPERTI SEORANG ANAK YANG TIDAK MENGHORMATI ORANG TUANYA = HUKUMAN MATI ~~
___________________________________________________

PENGHORMATAN KEPADA ORANG TUA HARUS ->> T – U – L – U – S !!

Biasanya anak yang mempunyai orang tua yang kaya, yang berkedudukan dan yang mempunyai warisan yang besar, mereka hormat dan tidak berani terlalu kurang ajar kepada orang tuanya; Tetapi kalau orang tuanya miskin dan sederhana, seringkali si anak kurang perduli, tidak ada perhatian, bahkan menghina orang tuanya.! ->> Ini namanya penghormatan yang tidak tulus.! Anak yang seperti ini sebetulnya bukan menghormati orang tuanya, tetapi mereka lebih menghormati warisan / harta orang tuanya, dari pada menghormati orang tuanya secara pribadi.!!

~~ Ada orang dunia yang sangat menghormati orang tuanya, walaupun orang tuanya miskin dan Tuhan pun juga akan memberkati anak itu. Apalagi orang yang sudah percaya Tuhan dan yang sudah mengerti Firman Tuhan.! dia harusnya lebih tahu untuk menghormati orang tuanya. Karena Tuhan akan melimpahkan berkat-Nya lebih lagi kepada si anak itu. – A M I N –

Bagi orang yang sudah percaya Tuhan dan yang mengerti firman Tuhan, seharusnya limpah dengan KASIH, apalagi terhadap orang tuanya.! Walaupun orang tuanya itu miskin, tetap harus dihormati.!! Karena ini adalah kehendak Tuhan kepada setiap anak-anak-Nya dan Tuhan sendiri yang akan memberkati anak-anak-Nya.

Seorang anak yang menghormati orang tuanya dengan sungguh-sungguh dan tulus, akan mendapatkan berkat berlipat kali ganda.! Karena disamping medapatkan berkat dari orang tuanya, Tuhan juga akan memberkati si anak tersebut.
Mungkin orang tua tidak mampu memberikan berkat jasmani, tetapi dia pasti akan mendoakan si anak secara terus menerus, agar si anak mendapatkan berkat yang limpah. ->> Ingat.! Doa orang tua sangat besar kuasanya, karena doanya lahir dari iman dan ketulusan hatinya.
~> Dan DOA YANG LAHIR DARI IMAN AKAN MENYELAMATKAN ORANG SAKIT ITU DAN TUHAN AKAN MEMBANGUNKAN DIA; DAN JIKA IA TELAH BERBUAT DOSA, MAKA DOSANYA ITU AKAN DIAMPUNI. // Yak 5:15. Haleluya…….. Haleluya………….

~> Dilanjutkan pada jilid 4.

~~~ Tuhan Yesus memberkati kita semua ~~~ { Amos Anthony Halim }

10+1 tips sukses dari Jepang

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah para pelajar yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Jangan heran, bila supermarket pada sekitar jam 19:30 sangat ramai dikunjungi pembeli. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).

7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Anak TK(Yochien) di Jepang harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Para Mahasiswa mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

11. Tepat Waktu

di Jepang, waktu adalah hal yang sangat penting. Jadi, mereka berusaha keras agar waktu yang ada tidak terbuang dengan sia-sia.


bagaimana denganmu? semoga uraian di atas dapat menjadi pencerahan dan pelajaran bagimu agar dapat menjalani hidup lebih baik lagi.

Kamis, 07 Januari 2010

Manna Atau Roti .. ?? bag 2

~~ Alkitab ( 2 ) ~~
Untuk anggota INJIL adalah KEKUATANKU

B) PEMBACAAN ALKITAB.

1) Kita harus menyediakan waktu untuk perhentian / saat teduh bagi jiwa, yaitu: Bersekutu dengan Tuhan dalam menyelidiki Firman-Nya dan berkomunikasi ( doa ) kepada-Nya.
~> Harus ada saat teduh diantara UMAT TUHAN, meskipun banyak kesibukan; Begitu pula ANAK-ANAK TUHAN, juga harus menyediakan waktu untuk saat teduh; bahkan HAMBA-HAMBA TUHAN, di dalam kesibukannya, baik di dalam pekerjaan duniawi, maupun di dalam melakukan pekerjaan Tuhan, mungkin membangun gereja, menginjil, mengadakan kebaktian-kebaktian, pergi berdoa untuk orang sakit, dll. Juga harus mnyediakan waktu untuk perhentian / saat teduh.

~> di dalam kehidupan setiap orang yang percaya harus menyediakan waktu perhentian / saat teduh - karena jika tidak, maka kehidupan rohaninya akan mati; Akhirnya pelayanannya juga menjadi kering dan mati, sehingga segala pelayanannya & pengorbanannya akan menjadi SIA-SIA.

** HARUS ADA PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN SETIAP HARINYA, SUPAYA TIDAK SAMPAI JATUH DALAM DOSA DAN MATI ROHANI.
~> Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya. Karena itu kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidak-taatan itu juga. // Ibr 4:10,11.

2) Cara pembacaan Alkitab, harus berurutan dan jangan melompat-lompat atau "ASAL BUKA."
~> kita harus membaca sambil menyelidiki seluruh Alkitab secara berurutan dari Kejadian sampai Wahyu, agar kita mengerti kehendak Allah di dalam setiap segi kehidupan kita.

** PEMBACAAN EXTRA yang tidak berurutan juga boleh dilakukan, namun PEMBACAAN INTI, agar kita dapat mengetahui kehendak Tuhan, haruslah dibaca secara berurutan.

3) Sediakanlah waktu yang cukup, untuk penyelidikan Firman Tuhan; Bukan membaca untuk lupa atau sekedar memenuhi kewajiban saja.
~> Sambil membaca Firman Tuhan, sambil berdoa, bertanya-tanya kepada Tuhan, untuk mengetahui arti dari pengertian Firman yang kita baca.

{ Kalau kita mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan, lewat pembacaan Firman yang berurutan, seringkali Tuhan berbicara banyak kepada kita lewat Firman-Firman-Nya; Bila kita ada kesalahan, maka Dia akan MENEGOR kita lewat Firman-Nya; Jika kita lagi lemah, maka Dia akan MENGUATKAN kita; Pada saat kita ingin melakukan sesuatu, Dia juga akan MENGINGATKAN kita, agar kita tetap kontrol diri }.

4) Catatan, sebaiknya kita membuat suatu catatan mengenai Firman yang kita baca.
~> Bagian-bagian yang tidak dapat dimengerti, hendaklah dicatat untuk direnungkan atau ditanyakan kepada saudara-saudara yang seiman lainnya atau kepada gembala sidang masing-masing.

{Tiap-tiap orang yang cinta Tuhan, akan bergairah dan bersemangat untuk membaca dan menyelidiki Firman Tuhan setiap hari dengan rutin}

~> Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya." // Yoh 14:21.

~~~ Tuhan Yesus memberkati kita semua ~~~ { Amos Anthony Halim }

Rabu, 06 Januari 2010

~~ Jauhkan diri dari perkara-perkara kematian ~~

~> Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: “Tuhan izinkan aku pergi dulu menguburkan ayahku.” ->> Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.” // Mat 8:21,22.

** Orang yang mau mengikut Tuhan Yesus, harus menjauhkan dirinya dari perkara-perkara dosa, yang dapat menyebabkan kematian Rohani, yaitu: Perseteruan, Iri hati, Mammon, Percideraan, roh pemecah, dan perbuatan dosa lainnya.
~> Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserahkaan disebut saja pun jangan diantara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. ->> Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono – KARENA HAL-HAL INI TIDAK PANTAS – tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. // Ef 5:3,4.

~> Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka, ->> SEBAB ITU JANGANLAH KAMU BERKAWAN DENGAN MEREKA. // Ef 5:6,7.

** Orang yang mau mengikut Tuhan Yesus, harus dapat menjadi terang, yaitu: Melakukan perkara-perkara yang hidup, yang sesuai dengan Firman Tuhan.
~> Memang dahulu kamu adalah kegelapan, TETAPI SEKARANG KAMU ADALAH TERANG DI DALAM TUHAN. SEBAB ITU HIDUPLAH SEBAGAI ANAK-ANAK TERANG. // Ef 5:8.

~> Karena terang hanya berbuahkan KEBAIKAN dan KEADILAN dan KEBENARAN, dan UJILAH APA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN. // Ef 5:9,10.

~ Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. -> Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. // 1Tes 5:21,22. ~

Haleluya… Haleluya……

~~~ Tuhan Yesus memberkati kita semua ~~~ { Amos Anthony Halim }

Jangan Milih-Milih Dong Makannya...


Sewaktu kecil mungkin itu ungkapan yang paling sering saya dengar dari orang tua saya saat makan. Abis.. Saya kerjaannya suka milih-milih makanan sih.. Banyak banget sayuran yang enggak saya doyan. Walaupun dibilang sayuran itu baik untuk kesehatan saya tetep aja saya enggak doyan. Daripada makan sayuran mending saya makan yang manis-manis atau yang enak-enak aja buat saya. Pokoknya kalau sudah ada rasa pahitnya sedikit saya ogah buat makan.

Tapi setelah saya dewasa, saya sudah enggak begitu milih-milih makanan lagi. Sekarang saya lumayan doyan sayuran kok. Karena saya tahu banget kalau sayuran itu walaupun rasanya ada yang sedikit pahit-pahit tapi itu baik buat saya.

Saya berpikir bagaimana yah kalau seumur hidup saya, saya hanya memilih makanan yang manis-manis? Waah sekarang saya pasti sudah kena diabetes akut deh. Jadi ternyata terlalu banyak makan yang manis-manis dan yang enak-enak juga enggak bagus buat kesehatan tubuh.

Begitu juga dengan membaca firman. Kebanyakan orang Kristen lebih suka dengan ayat-ayat yang isinya janji Tuhan, berkat, kemakmuran.. Pokoknya semua yang 'manis-manis' padahal kalau mau bertumbuh dengan baik kita enggak boleh cuma makan yang 'manis-manis' aja dari Firman Tuhan. Kita juga harus makan yang 'pahit-pahit'nya juga. Di Alkitab, Tuhan enggak hanya berbicara tentang berkat, kemakmuran, perlindungan, dan pengampunan saja tapi Tuhan juga berbicara mengenai konsekuensi dosa, berbicara mengenai iman di tengah kesulitan-kesulitan kita, berbicara mengenai memikul salib untuk bisa mengikut Dia, dan banyak hal lain lagi yang kita perlukan untuk pertumbuhan roh kita.

Jadi kalo selama ini kita terbiasa membaca firman yang rasanya 'manis-manis' aja, sudah saatnya kita belajar untuk menjadi dewasa dan mau mengenal Tuhan lebih dalam lagi.. Dia adalah Allah yang sangat pengasih, tapi Ia juga Allah yang adil yang kadangkala harus menghajar kita apabila diperlukan..

Ibrani 12:9-11 "Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?

Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya. "


Jadi mulai sekarang yuk kita membiasakan diri untuk enggak memilih-milih 'Makanan' kita lagi! Di 2010 ini kita harus sama-sama bertumbuh menjadi Kristen yang dewasa supaya bisa menjadi teladan bagi sekitar kita!
Semangat!!!!

Ibrani 5:13-14 "Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat."


Ditulis oleh : LNY

Selasa, 05 Januari 2010

A. MANNA atau ROTI..??

~~ Alkitab ( 1 ) ~~
Untuk anggota INJIL adalah KEKUATANKU

A. MANNA atau ROTI..??

Orang Israel tidak mengenal makanan yang diberikan Tuhan, lalu mereka menamakannya MANNA, artinya: barang yang tidak dikenal.
Tetapi Musa berkata: "Inilah roti yang diberikan Tuhan untuk kita, roti untuk dimakan."

** Bagi orang yang tidak menegerti Alkitab; ada yang berkata:
Buku Suci, buku pendeta, dll.
~> Orang-orang Kristen yang tidak mengenali Firman Tuhan sebagai roti, tidak mau membacanya setiap hari, tidak mau bertekun, mereka merasa tidak memerlukannya, sehingga jiwanya kosong, merana, sepi dan lapar.

** Tetapi bagi orang yang mengerti dan mengenal Alkitab; Mereka mengetahui bahwa inilah ROTI YANG TURUN DARI SORGA, roti untuk dimakan yang dapat mengenyangkan jiwa-jiwa yang lapar, haus dan kosong; Mereka mengatakan: "Inilah roti yang saya butuhkan."
~> Orang-orang Kristen yang mengerti dan tidak simpan dosa, akan sangat menyukai Firman Tuhan dan mereka bertekun membacanya setiap hari.

~> Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. // Kis 2:42.

~> tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. // Maz 1:2.

{ Jangan simpan dosa.! Karena simpan dosa dapat membuat orang kristen menjadi bosan dengan Firman Tuhan, seperti orang yang lagi sakit, sehingga ia malas untuk makan }

FIRMAN TUHAN:
A) Manna ~> Sikap : - Tidak perlu, tidak butuh.
Akibatnya : - Jiwa kosong, tidak puas, lemah, mencari kepuasan di dalam daging / keduniawian; Mereka menjadi orang kristen yang mati rohaninya.

B) Roti ~> Sikap : - Saya membutuhkannya sebagai makanan jiwa saya.
Akibatnya : - Puas, kenyang rohani, mudah meolak godaan daging / keduniawian, tumbuh di dalam kesucian seperti Kristus.

~>> Ambil sikap mulai sekarang.! Firman Tuhan dianggap sebagai Manna atau Roti.??

~> Dilanjutkan pada jilid 2.

~~~ Tuhan Yesus memberkati kita semua ~~~ { Amos Anthony Halim }