Minggu, 22 Agustus 2010
Sabtu, 21 Agustus 2010
Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian menjelaskan kegunaan atau manfaat yang diperoleh setelah penelitian ini dilakukan. Isi dari manfaat penelitian menjelaskan manfaat secara teoritis (dari segi keilmuan) maupun secara praktis (penerapannya di masyarakat).
Contoh 1:
Judul : Musik klasik sebagai sarana pra penagkapan ikan
1.3 Manfaat Penelitian :
Manfaat penelitian kami adalah :
1. Nelayan dapat meningkatkan hasil penangkapan ikan
2. Dapat menghilangkan kejenuhan nelayan pada saat menangkap ikan
3. Memanfaatkan musik sebagai multi fungsi
4. Elektronika sebagai media perantara
Contoh 2:
Juara 1 LKIR dalam kegiatan Olympiade Pertanian dan Kelautan tingkat Nasional di IPB Bogor 2004
Judul : Sistem Bagi Hasil Dalam Pertanian Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Petani
1.3 Manfaat Penelitian :
1. Untuk menambah wawasan bagi peneliti tentang pertanian
2. Memberikan informasi kepada petani agar lebih dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian menjelaskan jawaban atas pertanyaan atau masalah-masalah pokok yang diajukan dalam rumusan masalah. Dalam tujuan penelitian ini peneliti harus mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu pada isi dari rumusan masalah. Perbedaan antara rumusan masalah dengan tujuan penelitian adalah kalau pada rumusan masalah berbentuk kalimat pertanyaan, sedangkan pada tujuan penelitian berbentuk kalimat pernyataan.
Contoh Tujuan penelitian 1:
1.2 Rumusan Masalah (Juara I, LKIR 2004, ITB)
Sebenarnya cukup banyak pemanfaatan musik klasik dengan frekwensi yang dihasilkan, namun akan kami kemukakan satu permasalahan yang sesuai dengan fenomena di atas:
1. Apakah music klasik dapat dijadikan sebagai sarana pra penangkapan ikan ?
1.4 Tujuan Penelitian
1. Untuk menegtahui music klasik dapat dijadikan sebagai sarana pra penangkapan ikan
Contoh Tujuan penelitian 2:
Juara 3 LKIR se Jawa Timur-Bali di UNIBRAW Maret 2007 dengan judul “Peran Lumbung Pangan Dalam Mengatasi Krisis Pangan Di Kabupaten Lamongan Study Kasus Desa Ngayung Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan”
1.1 Rumusan Masalah
1. Apa upaya yang dilakukan oleh lumbung pangan dalam strategi memenuhi kebutuhan masyarakatnya?
2. Apakah dengan adanya lumbung pangan dapat mensejahterakan masyarakat?
1.2 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh lumbung pangan dalam strategi pembangunan masyarakat Desa Ngayung.
2. Untuk mengetahui manfaat dibentuknya lumbung pangan terhadap perekonomian masyarakat Desa Ngayung
Tujuan penelitian di dalam bab pendahuluan tidak sama dengan tujuan penelitian yang ada pada halaman sampul. Tujuan penelitian pada bab pendahuluan merupakan keinginan-keinginan peneliti atas hasil penelitiannya, dengan menyampaikan indikator-indikator apa yang hendak di temukan. Sedangkan tujuan penelitian yang ada dalam sampul, merupakan alasan mengapa penelitian ini dilakukan (biasanya berisi tujuan formal), untuk apa karya tulis itu dibuat.
Jumat, 20 Agustus 2010
Batasan Masalah
Perlu diperhatikan dalam penulisan bab I adalah tentang batasan masalah. Batasan masalah merupakan pembatas dari masalah-masalah yang diteliti. Dalam presentasi memaparkan hasil penelitiannya misalnya pada saat lomba, batasan masalah sangat penting untuk membatasi pertanyaan dewan juri agar tidak terlalu meluas keluar dari fokus penelitian yang telah dilakukan peneliti. Dengan demikian bila ada pertanyaan yang benar-benar jauh dari tema penelitian maka presenter bisa mengingatkan bahwa penelitiannya tidak sampai menyentuh materi pertanyaan juri. Namun jika presenter merasa mampu menjawab dan bisa mengaitkan dengan penelitiannya maka menjawab pertanyaan juri tentu lebih diutamakan. Hal ini terkait dengan adanya kriteria penilaian: kemampuan menjawab dengan baik dan sikap pada saat menerima pertanyaan juri.
Dengan adanya batasan masalah ruang lingkup penelitian menjadi lebih jelas, lebih terfokus dan lebih spesifik. Biasanya batasan masalah berisikan definisi kata-kata yang mempunyai makna/penafsiran ganda yang oleh penulis kemudian diberikan satu makna atau satu pengertian. Juga memberikan batasan tentang apa yang dilakukan dalam penelitian dan apa-apa yang memang tidak dilakukan dalam penelitian.
Rumusan Masalah
Setiap melakukan penelitian harus mempunyai masalah yang menjadi tujuan dalam penelitian untuk dipecahkan. Masalah inilah yang kemudian disebut dengan Rumusan Masalah. Masalah penelitian timbul karena adanya tantangan, adanya kesangsian, adanya halangan, hambatan atau rintangan, adanya celah antarkegiatan atau antarfenomena. Dengan adanya penelitian diharapkan dapat memecahkan masalah-masalah yang muncul, atau sedikitnya dapat menutup celah yang terjadi. Oleh karena itu, peneliti harus dapat memilih satu masalah bagi penelitiannya, dan merumuskannya untuk memperoleh jawaban terhadap masalah tersebut.
Rumusan masalah dalam sebuah penelitian adalah uraian masalah-masalah pokok yang menjadi pusat perhatian peneliti dalam bentuk kalimat-kalimat pertanyaan yang membutuhkan jawaban, dan jawaban ini akan diperoleh dari hasil penelitian/eksperimen.
Ciri-ciri Masalah Yang Baik
Agar penelitian yang akan dilakukan mempunyai nilai manfaat, ke-urgen-an yang tinggi dan tidak banyak kendala pada saat melakukan penelitian, maka seorang peneliti harus pandai-pandai memilih masalah yang akan diteliti. Ada beberapa ciri masalah yang bisa diperhatikan, baik dilihat dari segi isi maupun dari segi penunjang yang diperlukan dalam pemecahan masalah. Diantara ciri-ciri masalah yang baik untuk penelitian adalah sebagai berikut :
· Mempunyai nilai penelitian
· Mempunyai niliai fisibilitas
· Sesuai dengan kualifikasi peneliti
Pada umumnya penulisan rumusan masalah penelitian mempunyai syarat sebagai berikut:
· Rumusan masalah harus mempertanyakan hubungan antara dua variabel.
· Rumusan masalah harus dinyatakan secara jelas dan tidak menimbulkan penafsiran ganda. Umumnya dalam bentuk pertanyaan.